STAINU Malang Go Internasional: PKM-KKN-PPL di SIKL Selangor Malaysia
Malang, Indonesia – STAINU Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian masyarakat dengan melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM), Kuliah Kerja Nyata (KKN), dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) Selangor Malaysia.
Kegiatan ini dimulai pada tanggal 1 Pebruari 2026 dan akan berlangsung selama 1 bulan, hingga 28 Pebruari 2026. Tim dari STAINU Malang yang terdiri dari dosen dan mahasiswa akan melaksanakan berbagai kegiatan, seperti pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat di SIKL Selangor Malaysia.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MOU) yang telah ditandatangani oleh STAINU Malang dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia pada 9 September 2025 lalu. MOU tersebut bertujuan untuk meningkatkan kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat antara STAINU Malang dan KBRI Malaysia.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian masyarakat,” ujar Bapak Pujiono, Ketua STAINU Malang.
Kegiatan PKM-KKN-PPL Internasional ini merupakan salah satu upaya STAINU Malang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian masyarakat, serta memperluas jaringan kerjasama internasional. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian masyarakat di kedua negara.


Malang, Indonesia – STAINU Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian masyarakat dengan melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM), Kuliah Kerja Nyata (KKN), dan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) Selangor Malaysia.

ETHNOGRAPHIC STUDY.” Pertunjukan Bantengan di Singosari, Malang berperan ganda sebagai warisan budaya dan potensi ekonomi lokal. Melalui pendekatan etnografi ekonomi, penelitian ini menemukan bahwa Bantengan tidak hanya melestarikan nilai budaya, solidaritas, dan gotong royong, tetapi juga mendorong ekonomi kreatif dan pariwisata komunitas melalui produksi kostum, suvenir, dan pelatihan seni. Namun, pengembangannya masih terkendala oleh sumber daya terbatas dan kurangnya manajemen.

Penulis : KH. Yahya Chalil Tsaquf
u 8 Mei 2025 pukul 16.00 – 17.20, STAI Nahdlatul Ulama (STAINU) Malang beserta 52 Perguruan Tinggi Jawa Timur lainnya mengikuti penandatanganan MoU Internasional dengan Inti International University Malaysia. Penandatanganan ini dilaksanakan di Hall KH Abdurrahman Wahid, Lantai 7, Gedung Ali bin Abi Thalib Unisma Malang.